Tampilkan postingan dengan label Geografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Geografi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Februari 2012

Benua dan Samudera

Bentuk muka bumi terdiri atas daratan dan lautan. Benua merupakan kenampakan bumi yang berupa daratan, sedangkan samudra meliputi lautan yang cukup luas. Benua-benua yang ada di dunia terdiri atas 6 benua yaitu Benua Asia, Benua Afrika, Benua Amerika, Benua Eropa, Benua Australia, dan Benua Antartika. Sedangkan Samudera di dunia terdiri atas Samudera Hindia, Samudera Pasifik, Samudera Atlantik, dan Samudera Artik
A Pengertian Benua dan Samudra
Benua adalah hamparan daratan yang sangat luas yang pada bagian tengahnya bersifat kering karena tidak mendapat pengaruh dari angin laut yang basah dan lembab. Benua dibatasi (dikelilingi oleh samudra). Sedangkan pulau adalah daratan yang relativ sempit dan dikelilingi oleh laut.
Pengertian samudra adalah hamparan air asin yang mengelilingi daratan atau benua. Hamparan air asin yang relatif sempit disebut laut.

B Proses Terbentuknya Benua dan Samudra

Seorang ilmuwan asal Jerman yang bernama Alfred Wagener yang mengemukakan teori tentang pembentukan benua. Menurut Alfred Wagener, sebelum zaman Carbon (+ - 300 juta tahun yang lalu), semua benua yang ada sekarang ini tergabung menjadi satu yang disebut Benua Pangea. Benua Pangea kemudian terpecah menjadi dua benua, yaitu Benua Laurasia (di bagian utara) dan Benua Gondwana (di bagian selatan). Proses pecahnya benua Pangea ini terjadi sekitar 135 juta tahun lalu. Selanjutnya Benua Laurasia bagian barat bergerak ke utara menjauhi benua Gondwana yang akhirnya membentuk benua Benua Amerika Utara. Sedangkan Benua Gondwana di selatan terpecah menjadi beberapa benua, yaitu sebagai berikut.
1) Bagian barat bergeser terus ke arah barat menjadi Benua Amerika Selatan.
2) Bagian timur bergerak ke timur menjadi Benua Afrika.
3) Bagian yang lebih kecil di bagian timur terus bergerak ke arah timur laut dan menjadi India.
4) Satu bagian lagi terpecah menjadi dua, yaitu bagian timur terus begerak ke arah timur laut, dan pecahan bagian barat terus bergerak ke arah selatan.

Perkembangan selanjutnya, Amerika Utara bergabung menjadi satu dengan Amerika Selatan, Eurasia menjadi Benua Eropa dan Benua Asia. Bagian paling selatan yang bergerak ke selatan menjadi benua Antartika dan bagian dari bagian selatan yang bergerak ke timur laut menjadi Benua Australia. Teori Wagener disebut juga Teori Pergeseran Benua. Teori ini didasarkan pada fakta-fakta sebagai berikut.
a. Lekukan atau bentuk pantai di Afrika Timur, Amerika Utara, dan Amerika Selatan dengan pantai barat Eropa dan Afrika hampir sama.
b. Daratan Tanah Hijau (Greenland) menjauh dari Eropa sejauh +- 36 centimeter setiap tahun.
a. Tanah di Amerika Selatan, Afrika, India, Australia dan Antartika menunjukkan persamaan sifat.
b. Pulau Madagaskar dalam gerakannya ke arah barat terhambat oleh Afrika.

C Posisi Benua dan Samudra

Dengan cara membaca peta dunia atau globe, kalian dapat menjelajahi benua. Pada peta dunia kalian akan melihat simbol warna seperti warna hijau, coklat, kuning, putih dan biru. Benua-benua yang ada di dunia terdiri atas 6 benua dengan 1 benua tidak dihuni secara permanen. Benua-benua tersebut mempunyai luas yang berbeda.

Benua yang tidak dihuni adalah Benua Antartika karena daerahnya terlalu dingin dan selalu bersalju. Benua ini hanya digunakan oleh para peneliti. Benua-benua ini dipisahkan oleh massa air yang luas, tetapi ada beberapa benua yang pemisahannya sebagai berikut.
a. Benua Asia dan Eropa bersatu, sehingga batas benua tersebut adalah pegunungan Ural, Laut Kaspia, dan Laut Hitam.
b. Benua Asia dan Afrika bersatu sehingga batas benua tersebut adalah terusan Suez dan laut merah. Terusan Suez adalah terusan yang digali untuk memperpendek jarak dan menghubungkan Laut Mediterranean dan Laut Merah.
Bagaimanakah Samudranya?
Lapisan air ini dapat mengisi cekungan di daratan maupun di lekukan yang besar di permukaan bumi. Lapisan air yang menyelimuti lekukan-lekukan permukaan bumi tersebut membentuk massa air luas yang dikenal dengan samudra atau lautan dan massa air yang sempit disebut dengan laut. Rasa air asin disebabkan oleh air hujan yang mengalir di daratan membawa unsur kimia terutama NaCl (Natrium Klorida) ke laut. Di laut terjadi arus dan gelombang, sehingga Na Cl diaduk oleh arus laut dan gelombang dan terjadi reaksi, sehingga rasa air laut menjadi asin. Jadi perbedaan antara perarian laut dan perairan daratan adalah rasa asin.
Jumlah air laut jauh lebih banyak daripada air daratan. Luas samudra mencapai 71 % dari seluruh air di permukaan bumi, sedangkan luas daratan hanya 29 %. Massa air yang menutupi permukaan bumi tersebar dalam bentuk samudra, laut, selat dan teluk. Bentuk massa air ini disebut dengan perairan laut. Perairan laut yang besar yang dikenal dengan samudra tersebar pada 4 samudra antara lain:
1. Samudra Hindia,
2. Samudra Pasifik,
3. Samudra Atlantik, dan
4. Samudra Arktik.
Tabel 11.2. Samudra di permukaan bumi
Tabel 11.2. Samudra di permukaan bumi



1. Samudra Hindia

Samudra Hindia mempunyai luas 77.118.000 km2. Mempunyai kedalaman ratarata 3.811 meter. Sedangkan titik terdalamnya 7.449 meter. Kadar garam rata-rata adalah + - 34,72%. Batas-batas Samudra Hindia adalah:
- Benua Asia di sebelah utara;
- Kutub Selatan di sebelah selatan;
- Benua Afrika di sebelah Barat; dan
- Benua Australia di sebelah Timur.
Di sebelah utara, Samudra Hindia berbatasan dengan Laut Andaman, Laut Arab, dan Laut Merah. Fungsi Samudra Hindia dalam pelayaran adalah menghubungkan negara-negara di Asia, Afrika dan Australia. Ciri-ciri khusus Samudra Hindia adalah sebagai berikut.
1) Seluruh wilayah Samudra Hindia berada di wilayah Garis Bujur Timur.
2) Di Samudra Hindia jarang terjadi badai besar. Sehingga pelayaran lebih aman.
3) Di Samudra Hindia terdapat pusat tubrukan antara lempeng Asia dan lempeng dasar samudra sehingga sering terjadi gempa bumi yang dirasakan di Indonesia, Iran, India, dan Afganistan.

2. Samudra Pasifik

Samudra Pasifik adalah samudra terluas di dunia. Samudra Pasifik mempunyai luas 165.760.000 km2. Seluruh daratan yang ada di bumi luasnya 134.136.100 km2. Jadi Luas Samudra Pasifik 1,24 kali luas daratan di bumi. Batas-batas Samudra Hindia adalah sebagai berikut.
- Laut Bering dan Okhots di sebelah utara.
- Antartika dan laut Tasmania di sebelah selatan.
- Laut Cina Timur, Laut Pilipina, Laut Sulawesi di sebelah barat.
- Benua Amerika di sebelah timur.
Samudra Pasifik mempunyai kedalaman rata-rata 4.282. Bagian yang terdalam dari samudra berupa ceruk berbentuk huruf V memanjang disebut palung. Hampir semua palung terdapat di Samudra Pasifik. Mulai dari palung Izu, dalamnya 11.232 m , palung Jepang dalamnya 8.8887 meter. Palung lainnya adalah palung Mariana, Tonga, Kermadec, Kurdil, Pilipina, Yapan, New Britain, dan Bonin. Gugusan kepulauan Polynesia, Mikronesia dan Melanesia (kawasan ini disebut Oceania). Oceania terdiri atas ribuan pulau-pulau kecil. Negara-negara yang terdapat di kawasan Oceania adalah Vanuatu, Fiji, Kiribati, Samoa, Solomon, Nauru, dan Tonga. Fungsi Samudra Pasifik dalam pelayaran adalah menghubungkan negara-negara di Asia-Pasifik dan Amerika. Ciri-ciri khusus Samudra Pasifik.
1) Merupakan samudra terluas.
2) Mempunyai palung terdalam, yaitu palung Mariana (11.022 m).
3) Tempat pertemuan arus panas (Kurosyiwo) dan arus dingin (Oyasyiwo). Pertemuan arus panas dan arus dingin baik untuk perkembangbiakan ikan. Tempat pertemuannya adalah di laut Bering.
4) Dasar Samudra Pasifik sering menjadi pusat gempa, yaitu di Jepang Pilipina, pantai Barat Benua Amerika dan Amerika Latin.

3. Samudra Atlantik

Samudra Atlantik membentang dari pantai barat Benua Eropa dan Benua Afrika hingga pantai timur Amerika Utara dan Amerika Latin. Luasnya 82.439.700 km2. Kedalaman rata-rata adalah 3.350 meter. Dengan titik terdalam 8.385 meter. Melalui samudra inilah bangsa-bangsa Eropa melakukan ekspedisi pada abad 15 menemukan benua Amerika.
Batas-batas Samudra Hindia adalah:
- Laut Utara, Laut Norwegia di Eslandia dan Laut Labrador dekat (Pulau Greenland) di sebelah utara;
- Antartika di sebelah selatan;
- Laut Karibia di kawasan Karibia di sebelah barat; dan
- Benua Eropa dan Afrika di sebelah timur.
Fungsi Samudra Atlantik dalam pelayaran adalah menghubungkan Benua Eropa dengan Benua Amerika, Afrika Barat dan Asia (lewat Tanjung Harapan atau Terusan Suez). Ciri-ciri khusus Samudra Atlantik adalah sebagai berikut.
1) Merupakan samudra yang menghubungkan Eropa dan Amerika.
2) Terdapat Segitiga Bermuda (pantai timur Amerika Serikat dan Kepulauan Bermuda) tempat di mana kapal dan pesawat terbang hilang secara misterius.
3) Sebagian besar wilayah Samudra Atlantik berada di Garis Bujur Barat.
4. Samudra Arktik/Artika
Samudra Arktik terletak di Benua Amerika utara bagian utara, Benua Asia, dan Benua Eropa. Merupakan samudra tersempit dengan luas 14.089.600 km2. Kedalaman rata-ratanya adalah 5.411 meter. Samudra Arktik mengelilingi Kutub Utara secara penuh. Suhu permukaan Samudra Arktik lebih rendah dibanding samudra-samudra lainnya. Bahkan di bagian utara terdapat bongkahan-bongkahan es. Ciri-ciri Khusus Samudra Arktik adalah sebagai berikut.
1) Merupakan samudra paling sempit.
2) Mempunyai suhu permukaan paling dingin dibanding samudra-samudra lainnya karena letaknya paling jauh dari katulistiwa.
3) Tidak dilewati garis katulistiwa.
4) Seluruhnya terdapat di Garis Lintang Utara.

D Contoh Negara Masing-Masing Benua


1. Benua Asia

Benua Asia terletak antara 260 BT – 1690 BB dan 110 LS – 770 LU. Benua Asia merupakan benua terbesar (hampir 1/3 daratan permukaan bumi). Wilayahnya membentang dari wilayah kutub utara sampai equator dan sebelah barat dari Laut Tengah, Laut Merah, pegunungan Ural sampai Samudra Pasifik. Beberapa negara yang ada di Benua Asia ini dapat dikelompokkan menjadi beberapa kawasan sebagai berikut.
Tabel 11.3 Kawasan Di Benua Asia
Tabel 11.3 Kawasan Di Benua Asia
Sirkum Pasifik dari pegunungan di Jazirah tenggelam dan muncul pegunungan di Kep. Jepang tenggelam muncul pegunungan di Filipina tenggelam muncul sebagai gunung di Sulawesi Utara, pegunungan di Halmahera dan berakhir di Kep. Maluku.

Jepang

Kalian akan mengenal lebih jauh contoh negara di Asia, yaitu Jepang. Penjelasan tentang Jepang adalah sebagai berikut.
a. Bentuk pemerintahan
Jepang merupakan negara dengan sistem pemerintahan kekaisaran. Kepala negaranya disebut dengan Kaisar dan kepala pemerintahannya adalah Perdana Menteri. Negara ini beribu kota di Tokyo yang terletak di Pulau Honshu.
b. Letak dan luas
Jepang merupakan negara kepulauan dengan 3000 buah pulau, tetapi bagian dari Benua Asia. Benua Asia dan kepulauan Jepang dipisahkan oleh laut Jepang. Pulau terbesar dan menjadi daerah aktivitas adalah Pulau Hokkaido, Honshu, Shikoku dan Kyushu. Negara Jepang terletak antara 1290 BT – 1470 BT dan 200 LU – 500 LU dengan luas keseluruhan negara Jepang sekitar 377.815 km2
c. Iklim
Sebagian besar negara ini beriklim sedang dan sebagian kecil beriklim tropis. Waktu matahari beredar ke utara (Juni – September) maka terjadi musim panas, karena itu wilayah pantai timur negara Jepang dipengaruhi angin laut dari samudra Pasifik, sedangkan wilayah timur terjadi angin kering. Pada waktu matahari beredar di selatan (Oktober – Mei) bergerak angin dari wilayah Siberia yang dingin yang menimbulkan hujan salju di wilayah pantai barat, sedangkan wilayah pantai timur terjadi angin kering. Curah hujan tahunannya berkisar antara 1000 – 3.000 mm dengan suhu rata – rata 230 C. selain angin dari laut, wilayah pantai timur dipengaruhi arus panas yang dikenal Kurosyiwo, sehingga wilayah pantai timur kondisi udaranya hangat.
d. Keadaan alam
Wilayah Jepang dilalui oleh pegunungan Sirkum Pasifik, maka sebagian besar (71 %) terdiri atas wilayah pegunungan, sehingga banyak gunung api yang aktif, sedangkan daratannya yang dipisahkan pegunungan sempit yang dijadikan aktivitas penduduk negara Jepang. Masalah alam yang sering melanda negara ini yaitu: Letusan gunung api, banjir, gempa bumi, dan angin topan.
e. Flora dan fauna
Sebagian besar pegunungan, maka daerah tersebut dijadikan lahan hijau yang tidak diganggu dan tertutup hutan. Karena daerahnya bersalju dengan iklim sedang, maka tumbuh hutan konifer, sedangkan sebelah selatan yang dipengaruhi angin laut tumbuh berdaun lebat. Fauna yang dapat hidup di wilayah ini yaitu babi hutan, rusa, serigala dan monyet. Fauna ini sesuai dengan kondisi alam yang hampir sama dengan daerah beriklim tropis.
f. Penduduk
Kondisi iklim memengaruhi aktivitas penduduk karena itu aktivitas penduduk sebagian besar berada di pulau Honshu. Penduduk asli Jepang adalah bangsa Ainu. Penduduk Jepang mempunyai sifat yang perlu ditiru seperti: ulet, rajin, disiplin. Sifat ini yang mengantarkan negara Jepang menjadi negara maju.
g. Perekonomian
Sifat orang Jepang yang ulet, rajin, disiplin, menghargai karya sendiri dan bangga terhadap negara sendiri menjadi dasar bagi perkembangan negara. Dengan sifat ini orang Jepang membangun negerinya sampai menjadi negara industri utama dan maju. Kemajuan negaranya berdampak terhadap pendapatan rata-rata penduduk yang tinggi sekitar US $ 28.220/ kapita. Pertanian Jepang berkembang pada lahan yang sempit sekitar 16% yang menghasilkan beras, gandum, kedelai jelai (jenis gandum) sayuran dan buah-buahan serta ulat sutra. Peternakan sapi yang berkembang menghasilkan susu.
h. Perikanan
Perairan sebelah timur Jepang dipengaruhi arus laut panas (kurosyiwo) dan arus dingin (oyasyiwo) sehingga daerah ini menjadi tempat perikanan terbesar bagi negara Jepang. Selain perairan yang bagus ditunjang oleh alat dan perlengkapan perikanan yang modern, sehingga produk perikanan ini dapat memenuhi kebutuhan penduduk Jepang.
i. Pertambangan
Jepang merupakan negara yang miskin barang tambang, sehingga kebutuhan barang tambang didatangkan dari negara lain seperti minyak, gas bumi, batu bara, bijih besi, tembaga, timah, seng, belerang batu kapur dan gypsum.
j. Perindustrian
Kemampuan orang Jepang dalam ilmu pengetahuan dan teknologi dapat bersaing, sehingga industri yang dihasilkan mempunyai kualitas yang baik. Produk perindustrian Jepang seperti: elektronik, bahan kimia dasar, tekstil industri berat dan otomotif.

2. Benua Amerika

Benua Amerika memanjang dari kutub utara sampai kutub selatan yang terletak antara 350 BB – 1700 BB dan 550 LS – 830 LS. Bagian utara bagian selatan benua membentuk segitiga dengan kerucut di bagian selatannya, sedangkan bagian tengah merupakan daratan yang sempit yang menghubungkan benua Amerika bagian selatan dan utara. Pada bagian tengah benua Amerika yaitu sekitar laut Karibia terdapat rangkaian kepulauan. Secara geografis, Benua Amerika sebelah utara berbatasan dengan laut Artika sebelah barat dengan lautan Pasifik sebelah timur berbatasan dengan laut merah dan sebelah selatan berbatasan dengan Benua Antartika luas keseluruhan benua Amerika dan pulau-pulau kecil termasuk pulau Greenland mencapai 42.188.568 km2. Benua Amerika dibagi menjadi 3 kawasan yaitu sebagai berikut.

Benua Amerika yang memanjang dari kutub utara ke kutub selatan memiliki keadaan alam yang bervariasi, dan keadaan alamnya dibagi menjadi semenanjung Skandinavia (Norwegia, swedia dan finlandia).
a. Sebelah barat benua ini membujur rangkaian pegunungan Sirkum Pasifik.
b. Sebelah timur merupakan daratan tinggi.
c. Bagian tengah merupakan daratan.
Pegunungan Sirkum Pasifik yang membujur barat Benua Amerika Utara terbagi menjadi 3 jalur yaitu:
1) pegunungan pantai barat yang membujur dari Alaska sampai Kalifornia,
2) pegunungan Cascade di sebelah utara Siera Nevada dan di selatan Siera Madre, dan
3) pegunungan Rocky. Antara jalur pegunungan pertama dan kedua terdapat lembah besar dan memanjang, sedangkan antara jalur pegunungan kedua dan ketiga terdapat plato Yukon, British Columbia, Kolombia, Colorado, Meksiko dan Danau Garam Besar (great salt Lake).
Sebelah timur merupakan dataran tinggi yang berangsur-angsur menjadi daratan rendah di tengah. Sedangkan bagian tengah, karena terhalang pegunungan angin laut tidak masuk dan yang masuk angin kering yang menyebabkan bagian tengah ini terbentuk gurun dan stepa. Amerika Tengah merupakan daratan sempit yang diapit dua samudera yaitu Samudera Pasifik dan Laut Karibia dan Teluk Meksiko. Pada jalur yang sempit ini terdapat kelanjutan pegunungan yang berasal dari pegunungan Rocky yaitu: pegunungan Siera Madre Occidental dan Sierra Oriental sehingga daratan rendahnya sempit antara pegunungan dan pantai. Amerika Selatan bagian barat membujur jalur pegunungan Sirkum pasifik dan di bagian benua ini membentuk pegunungan Cordilleras de Los Andes, sedangkan bagian timurnya merupakan daratan tinggi dan daratan rendah. Kawasan Amerika Selatan terdapat sungai besar yang memiliki karakteristik seperti DAS Amazone, DAS Orinoco, DAS Parana. Contoh negara di Benua Amerika misalnya Brasil. Agar lebih mengetahui tentang negara Brasil perhatikan penjelasan berikut ini. Brazil
a. Bentuk Pemerintahan
Brazil merupakan negara dengan sistem pemerintahan Republik Federal. Kepala negara dan kepala pemerintahannya adalah Presiden. Negara ini beribu kota Brazillia. b. Letak dan luas Brazil merupakan negara yang luas di kawasan Amerika selatan dengan luas 8.500.000 km2. Secara geografis negara ini sebelah utara berbatasan dengan Venezuela, Guyana, Suriname, Guyana (Perancis) sebelah selatan berbatasan dengan Bolivia, Paraguay, Argentina, Uruguay, sebelah barat berbatasan dengan Kolombia, Peru dan sebelah Timur berbatasan dengan Samudra Atlantik. Brazil terletak antara 350 BB - 740 BB dan 50 LU – 330 LS dari letak ini menunjukkan bahwa Brazil merupakan negara yang terletak di daerah tropis. Curah hujan yang tinggi ditunjukkan dengan kondisi alam yang masih perawan seperti hutan Amazone.
c. Iklim
Meskipun berdasarkan letak harusnya beriklim tropik, tetapi bentuk muka bumi memengaruhi terbentuknya iklim lain. Faktor fisis yang memengaruhi variasinya iklim di Brazil yaitu:
1) luas benua,
2) pegunungan, dan
3) arus panas.
Angin yang datang dari Samudra Pasifik terhalang pegunungan Andes sehingga angin yang masuk ke wilayah Brazil panas dan kering, sedangkan angin dari laut hanya mencapai pantai dan arus laut berasal dari equator bergerak ke wilayah Brazil yang memengaruhi suhu bertambah. Karena itu selain iklim tropis juga terbentuk iklim stepa.
d. Keadaan Alam
Berdasarkan keadaan alamnya Brazil dibagi menjadi beberapa daerah berikut.
1) Ledok Amazone yang terdapat di wilayah utara. Daerah ini merupakan daerah endapan dengan curah hujan tinggi, sehingga membentuk hutan tropis Amazone terluas,
2) Daratan tinggi Brazil yang memanjang sejajar dengan pantai sebelah timur.
3) Daerah pantai timur.
4) Daerah Brazil selatan.
e. Flora dan Fauna
Hutan tropis yang berkembang di daerah Amazone berkembang jenis pohon tropis. Hutan ini merupakan tempat hidupnya berbagai macam hewan tropis. Pada sungai Amazone hidup ikan piranha, sedangkan di hutannya hidup hewan seperti: iguana, harimau, tapir, buaya, macam-macam burung, kupu-kupu, dan kura-kura.
f. Penduduk
Wilayah yang luas sekitar 4 x wilayah daratan Indonesia memiliki jumlah penduduk 155.3 juta jiwa dengan angka pertumbuhan 1.7 % / tahun. Sebagian besar penduduk tinggal di daerah pantai timur dan tenggara. Penduduk asli adalah Indian, tetapi pada zaman dahulu terjadi migrasi orang kulit putih yang membawa orang Negro sebagai buruh perkebunan. Antarpenduduk asli dan migran terjadi pembauran
yang membentuk perkawinan campuran seperti berkut ini.
1) Mulat adalah turunan hasil perkawinan campuran orang kulit putih dan Indian.
2) Mestis adalah turunan hasil perkawinan campuran orang negro dan Indian.
3) Zambo adalah turunan hasil perkawinan campuran orang Indian dan Negro.
Dengan lahan yang cukup luas, keuletan rajin, dan disiplin tinggi maka penduduk Brazil cukup melaksanakan pembangunan. Pembangunan penduduk Brazil cukup tinggi sekitar US $ 2.770/ kapita.
g. Perekonomian
Brazil berkembang dan maju bukan karena industri, tetapi keberhasilan pertaniannya karena pertanian merupakan mata pencaharian utama penduduk Brazil. Produk pertanian Brazil adalah Kopi (no.1 ) coklat, gula, tembakau, jagung dan buah-buahan tropis. Daerah pertanian utama Brazil yaitu Sao Paulo Santos, Rio De Janeiro. Peternakan yang dikembangkan adalah babi, sapi, domba yang diternak di daerah dataran tinggi dan padang rumput. Perkembangan Brazil didukung oleh sifat penduduknya ulet, rajin, disiplin sehingga brazil merupakan negara berkembang yang maju dan paling stabil dalam bidang ekonomi.
h. Perindustrian
Meskipun Brazil merupakan daerah pertanian, tetapi wilayahnya menghasilkan barang tambang yang dibutuhkan industri seperti: Batubara, Wolfram (Porto Alleger), Mangan (Amapa). Industri yang berkembang adalah pulp, kertas dan industri besi baja dengan pusat perdagangan yaitu di kota Rio Grande.

3. Benua Afrika

Afrika terletak antara 520 BT – 150 BT dan 350 LU – 330 LS. Berdasarkan letak ini maka benua ini memiliki iklim matahari tropis dan sedang, tetapi benua ini merupakan benua terbesar setelah benua Asia, sehingga angin laut yang lembab memengaruhi terbentuknya iklim gurun dan stepa. Benua Afrika mempunyai luas 30.295.000 km2 atau 1/5 permukaan daratan. Pulau yang termasuk benua Afrika yaitu pulau Madagaskar yang merupakan pulau ke 2 terbesar setelah pulau Greenland Negara yang terletak di benua Afrika di bagi menjadi beberapa kawasan berikut.
Tabel 11.5. Kawasan di Benua Afrika
Tabel 11.5. Kawasan di Benua Afrika
Secara umum keadaan fisik Benua Afrika terdiri atas:
a. Lembah
Pada zaman dahulu pada wilayah benua ini terjadi retakan yang memanjang dari Afrika selatan melalui Laut Merah sampai Suriah Utara. Sepanjang retakan dan patahan ini membentuk danau dan air terjun. Danau yang terbentuk karena retakan dan patahan yaitu: Danau Nyssa (Malawi), Tanganyika, Kivu, Edward, Albert dan Viktoria (6.500 km2). Sebelah timur jalur retakan ini terdapat gunung tertinggi yaitu Kalimanjaro (5.895 m)
b. Daratan Pantai
Karena terjadinya pengikisan dan abrasi maka daratannya sempit daratan ini terletak sepanjang pantai pantai barat dan timur dengan lebar sekitar 300 meter.
c. Pegunungan dan Plato
Sebagian daratan benua Afrika merupakan pegunungan dan plato. Ingatkah kalian bahwa plato terbentuk karena pengikisan baik oleh hujan maupun angin. Artinya bahwa benua ini pada zaman dahulu bukan merupakan daratan, tetapi pegunungan. Pegunungan terletak di Afrika Utara yaitu pegunungan atlas dengan puncak tertingginya gunung Apache (3.797m) dan pegunungan Drakeberg di Afrika selatan. Akibat Erosi yang terjadi baik angin maupun hujan membentuk benua Afrika menjadi plato yang luas membentuk gurun terluas di dunia. Gurun yang ada di Afrika yaitu Gurun Sahara, Libia, Gurun Barat, Timur di Afrika Utara dan gurun Kalahari di Afrika selatan. Faktor penyebab terbentuknya gurun yaitu adanya angin kering, benua yang luas, dan angin terhalang pegunungan. Kalian akan mengenal lebih jauh tentang Mesir yang berada di benua Afrika. Selengkapnya adalah sebagai berikut.

Mesir

a. Bentuk Pemerintahan
Mesir merupakan negara dengan sistem pemerintahan Republik. Kepala negaranya disebut dengan presiden dan kepala pemerintahannya adalah perdana menteri. Ibukota negara mesir adalah Kairo yang dilalui sungai Nil.
b. Letak dan Luas
Mesir terletak sebelah utara benua Afrika yang berbatasan dengan laut tengah di sebelah utara dan laut merah sebelah timur. Sebelah barat berbatasan dengan Libia dan sebelah selatan berbatasan dengan Sudan. Mesir terletak antara 250 BT-350 BT dan 220 LU – 320 LU dengan luas 997.739 km2. Terusan Suez yang dibangun Ferdinand de Lessen (orang Perancis) membangun terusan untuk menghubungkan Laut Tengah dan Mesir 
c. Iklim
Berdasarkan letak memberi iklim tropis tetapi karena luasnya benua, maka angin yang berhembus ke arah Mesir sifatnya kering, sehingga membentuk gurun pasir dengan curah hujannya antara 100 – 200 mm / tahun. Sedangkan suhu udara pada bulan Mei – Oktober 450 C dan bulan Nopember – April mencapai 170C.
d. Keadaan Alam
Mesir secara fisik dibagi menjadi 3 bagian yaitu: (1) gurun yang terletak di sebelah barat disebut gurun barat dan sebelah timur gurun timur. Karena itu sumber air yang diandalkan penduduk adalah oase – oase, (2) daerah yang dilalui sungai Nil, sehingga lahan sepanjang sungai ini dapat diairi sungai ini, sedangkan Delta terletak di muara Sungai Nil. Lebar daratan alluvial sepanjang sungai nil sekitar 16 km, dan (3) semenanjung Saini merupakan plato dengan puncak tertingginya gunung Katherin (2.637). Pada semenanjung ini terletak Terusan Suez.
e. Flora dan fauna
Dengan iklim kering tidak memungkinkan tumbuhnya berbagai macam tumbuhan, kecuali tumbuhan yang dapat bertahan kekeringan. Tumbuhan yang ada adalah semak belukar yang tumbuh sekitar oase, pohon kurma dan kaktus. Hewan yang dapat hidup pada wilayah ini yaitu unta dan kambing.
f. Penduduk
Kondisi iklim memengaruhi aktivitas penduduk, karena itu kemungkinan penduduk sebagian besar (95 %) di sepanjang sungai Nil dan oase – oase. Jumlah penduduk Mesir sekitar 58,9 juta jiwa (1994) dengan pendapatan US $ 630 / kapita. Penduduk Mesir terdiri atas 3 suku bangsa yaitu : Hamit, Nubia dan Arab.
g. Perekonomian
Aktivitas penduduk dilakukan sepanjang sungai Nil, karena lembahnya merupakan tanah alluvial yang subur, sehingga sepanjang sungai nil dijadikan daerah pertanian. Produk pertaniannya adalah : kapas (no 1) Millet dan Jagung. Tahun 1902 dibuat bendungan yang dikenal dengan bendungan Aswan untuk mengairi daerah pertanian yang membentuk Danau Nasser.
h. Pertambangan
Mesir merupakan negara penghasil barang tambang yang dibutuhkan industri seperti: minyak ditambang di pantai barat Sinai dan teluk Suez, Depresi Qatar, el Alamein, juga Mesir menghasilkan Bijih Besi, Fosphat, garam, mangan, gips, timbal dan asbes.
i. Perindustrian
Sebagai penghasil kapas maka mesir mengembangkan industri tekstil dan industri penyulingan minyak.

4. Benua Eropa

Benua Eropa terletak antara 90 BT – 600 BB dan 350 LS – 800 LS. Benua Eropa dan kepulauannya mempunyai luas 27.273.727 km2. Benua Eropa merupakan benua kecil yang bersatu dengan benua Asia karena masyarakatnya dan negaranya mempunyai peranan tersendiri, maka Eropa dipisahkan dari benua Asia dengan nama Eropa. Negara-negara yang mendiami Benua Eropa dibagi menjadi beberapa kawasan.
Tabel 11.6 Kawasan Benua Eropa
Tabel 11.6 Kawasan Benua Eropa
Meskipun Benua Eropa merupakan benua yang kecil tetapi banyak semenanjung dan teluk. Di sana terdapat beberapa semenanjung, diantaranya sebagai berikut.
a. Semenanjung Skandinavia (Norwegia, Swesia dan Finlandia).
b. Semenanjung Iberia (Portugal, dan Sanyol).
c. Semenanjung Balkan (Itali).
d. Semenanjung Yunani ( Yunani).
Benua Eropa dilalui pegunungan lipatan muda mediterania yang bersifat aktif, sehingga jalur pegunungan ini menghalangi masuknya angin laut dari laut mediterania yang banyak menimbulkan hujan di Eropa selatan.

Belanda

Kalian akan mengenal lebih jauh tentang Belanda yang berada di benua Eropa. Selengkapnya adalah sebagai berikut.
a. Bentuk Pemerintahan
Belanda merupakan negara dengan sistem pemerintahan Monarki konstitusional. Kepala negara disebut dengan Raja/Ratu dan kepala pemerintahannya adalah Perdana menteri. Negara ini beribukota di Amsterdam.
b. Letak dan Luas
Belanda terletak di pantai timur laut utara negara ini mempunyai luas 41.785 km2 dan sebagian besar negara ini terletak di bawah permukaan laut dan rawa-rawa. Karena penduduk Belanda memiliki kemampuan membendung laut maka wilayah yang asalnya merupakan teluk dibendung sehingga menjadi daratan, sedangkan rawa- rawa dikeringkan menjadi daerah yang dapat dihuni manusia. Belanda terletak antara 30BT - 70 BT dan 510 LU - 540 LU.
c. Iklim
Berdasarkan letak astronomisnya maka Belanda beriklim sedang, tetapi karena adanya pengaruh angin laut yang menimbulkan hujan sedangkan musim panas menjadi hangat, meskipun musim dingin sering terjadi badai salju. Karena pengaruh angin laut, maka suhu pada musim dingin yaitu Oktober – Februari suhu mencapai di bawah 00 C, sedangkan pada musim panas yaitu bulan Maret sampai September
mencapai 190 C.
d. Keadaan Alam
Belanda merupakan negara yang sebagian wilayahnya berada di bawah permukaan laut dan rawa-rawa yang dikeringkan, tetapi pemerintah Belanda melakukan reklamasi lahan rawa dilakukan sejak 1927, sehingga menjadi lahan yang dapat digunakan untuk pertanian. Teluk tempat bermuara sungai Ijssel membentuk pulau-pulau dan dilakukan pembendungan sehingga daerah tersebut menjadi daerah yang dapat dihuni.
e. Flora dan fauna
Meskipun reklamasi yang dilakukan Belanda, tetapi tumbuhan rawa masih nampak sehingga hewan rawa yang khas adalah musang, burung elang, udang belibis, dan kura-kura tetap berkembang.
F. Penduduk
Wilayah yang kecil dengan jumlah penduduk 15.4 juta jiwa dan angka pertumbuhan 0.4 % per tahun membuat Belanda menjadi negara padat. Sebagian besar penduduknya tinggal di kota besar seperti: Amsterdam, Herleem, Denhaag, Rotterdam, Utrech, karena kota-kota tersebut merupakan pusat kegiatan penduduk.
h. Perekonomian
Lahan pertanian sangat sempit, tetapi diusahakan secara intensif sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan penduduk. Produk pertanian yang dihasilkan yaitu: gandum, sayuran, kentang, bit gula, rempah-rempah, tomat, anggur, kubis, bunga tulip dan sebagian besar produk ini dilakukan dalam rumah kaca. Daerah pertanian penting adalah lembah Utrech, Maastrich.
i. Perikanan
Karena berbatasan dengan pantai utara maka laut utara menjadi daerah penangkapan utama yang menghasilkan ikan haring, cod haddock dengan pelabuhan perikanannya di Scheveningen dan Vlaadingen dan perikanan air tawar di Danau Ijssel.
j. Perindustrian
Meskipun Belanda kurang memiliki barang tambang tetapi perindustrian berkembang pesat. Industri wol dan linen di daerah Leiden Haarlem, dan industri berat di daerah Rotterdam, Europoort, dan Maasvaake.

5. Benua Australia

a. Letak Astronomis dan Batas Wilayah Benua Australia terletak di antara 1130 BT – 1550 BT dan 100 LS – 430 LS. Luasnya adalah 7.686.848 km2 . Australia adalah sebuah negara benua. Atau negara yang wilayahnya meliputi sebuah benua.
Batas wilayah Benua Australia adalah sebagai berikut.
Sebelah Utara    : Indonesia, Selat Timor dan Samudra Pasifik.
Sebelah Selatan : Samudra Hindia.
Sebelah Timur    : Samudra Pasifik.
Sebelah Barat    : Samudra Hindia.

b. Ciri-ciri Alam Utama
Benua Australia mempunyai ciri-ciri alam yang membedakan dengan benua lainnya, yaitu sebagai berikut.
1) Benua paling tandus.
2) Benua paling sempit .
3) Benua paling datar permukaan buminya.
4) Terdapat binatang khas Australia, yaitu Kangguru.
5) Terdapat Karang Penghalang Besar (Great Barrier Reef) .
6) Terdapat banyak jenis binatang berkantung.

c. Ciri Sosial dan Budaya
Keadaan sosial di Benua Australia adalah sebagai berikut.
1) Kepadatan penduduk Benua Australia paling rendah (jarang) dibandingkan benua lainnya, yaitu 2 orang per km2.
2) Mayoritas penduduk Benua Australia dari negara Inggris.
3) Mayoritas penduduknya negara Australia (85%) tinggal di kota pelabuhan (tepi pantai).
4) Australia sebagai tujuan imigran(pendatang) dari Asia dan Afrika.
5) Penduduk Australia memiliki budaya yang beragam. Penduduk asli Australia, adalah Aborigin, dengan senjata tradisional Bumerang.
d. Ciri Ekonomi
Keadaan ekonomi di Benua Australia adalah sebagai berikut.
1) Australia merupakan negara pertanian(agraris) yang maju.
2) Australia adalah penghasil wol (bulu domba) terbesar di dunia.
3) Australia adalah pengekspor hasil pertanian dan peternakan.
4) Pendapatan perkapita penduduknya Australia digolongkan tinggi.


Referensi : BSE Sutarto

Senin, 06 Februari 2012

Benua dan Samudra


Pernahkah kalian melepas pandangan ke segala arah dari tempat yang tinggi? Bagaimana kondisi permukaan bumi kita jika dilihat dari tempat yang tinggi? Dari tempat yang tinggi kalian akan melihat seolah-olah bumi kita tampak sebagai wilayah daratan luas yang datar. Kesan datar tersebut muncul keterbatasan pandangan mata kita. Kondisi permukaan bumi kita yang sebenarnya adalah tidak rata. Ada wilayah daratan yang menjulang tinggi seperti daerah gunung, pegunungan dan dataran tinggi serta ada pula wilayah dipermukaan bumi ini yang berupa dataran rendah, cekungan yang berisi air seperti halnya sungai, danau atau bahkan wilayah perairan yang sangat luas yang disebut lautan. Secara singkat, dapat dikatakan bahwa permukaan bumi ini terdiri atas massa daratan dan massa perairan atau lautan.

A. Benua dan Samudra sebagai Satu Kesatuan Wilayah


Permukaan bumi dapat dibedakan atas permukaan bumi daratan dan permukaan bumi lautan. Dalam persebarannya di permukaan bumi, daratan ada yang sempit yang disebut pulau, dan daratan yang luas yang disebut dengan benua. Lalu, bagaimana suatu daratan dapat disebut sebagai pulau atau disebut sebagai benua? Daratan disebut sebagai pulau jika luas wilayahnya relatif sempit serta masih adanya pengaruh iklim laut dari lautan yang mengelilinginya. Adapun daratan disebut benua jika luas wilayahnya relatif luas. Sehingga pengaruh iklim laut dari lautan yang mengelilinginya tidak dominan karena kekuatan angin yang berembus dari lautan tidak menjangkau wilayah pedalaman. Seperti halnya dengan daratan, perairan laut juga dapat dibedakan atas laut dan samudra. Suatu perairan disebut laut jika memiliki luas wilayah yang relatif sempit dan masih terkena pengaruh kondisi iklim daratan. Sementara itu, suatu perairan disebut samudra jika memiliki wilayah yang luas dan tidak lagi terpengaruh oleh kondisi iklim di daratan. Dilihat dari kedalamannya, samudra memiliki kedalaman rata-rata yang lebih besar daripada laut. Hal ini dikarenakan samudra memiliki kerak atau penampangnya sendiri yang disebut sebagai kerak samudra. Sementara itu, kerak atau penampang laut pada umumnya hanyalah kelanjutan dari kerak atau penampang benua yang merosot dan terendam oleh perairan. Namun begitu, kedua elemen penyusun muka bumi tersebut tidak dapat dipisahkan satu sama lain, keberadaan keduanya saling melengkapi. Hilangnya atau rusaknya salah satu elemen penyusun muka bumi itu akan berakibat musnahnya kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Sebagai dampak adanya penyinaran matahari, benua memberikan pengaruh aliran udara yang panas dan kering, sedangkan samudra memberikan pengaruh aliran udara yang dingin dan lembap. Sebagai suatu kesatuan wilayah, perpaduan kondisi yang bertolak belakang tersebut akan menghasilkan suatu pola tatanan iklim global yang seimbang karena adanya perbedaan tekanan udara yang ditimbulkan. Hal tersebut akan menghasilkan aliran angin yang dapat saling mengisi antarwilayah di muka bumi ini.

B. Karakteristik Fisik dan Sosial Benua dan Samudra

Benua adalah daratan luas yang berada di permukaan bumi. Dalam persebarannya, benua ada yang dihuni oleh manusia dan ada yang tidak dihuni. Benua yang dihuni manusia adalah Benua Asia, Afrika, Amerika, Eropa, dan Australia. Adapun benua yang tidak dihuni oleh manusia adalah Benua Antartika karena merupakan benua terdingin yang selalu tertutup es. Samudra adalah ketampakan muka bumi yang berupa perairan yang sangat luas. Berdasarkan luas permukaannya, samudra dapat dibagi atas empat samudra besar, yaitu Samudra Pasifik, Atlantik, Hindia, dan Arktik. Untuk lebih jelasnya, perhatikan uraian tentang benua dan samudra berikut ini.

1. Benua Asia

a . Letak, Luas, dan Batas
Asia merupakan benua terbesar di dunia dengan luas mencapai ± 43.998.920 km², meliputi hampir 30,6% dari luas wilayah daratan dunia.

Secara astronomis, wilayah Benua Asia terletak antara ± 15°BT - 180°BT dan ± 75°LU - 11°LS dengan batas-batas wilayah berikut ini.
1) Sebelah Utara berbatasan dengan Samudra Arktik (Kutub Utara).
2) Sebelah Selatan berbatasan dengan Samudra Hindia dan Benua Australia.
3) Sebelah Barat dengan Benua Eropa dan Laut Merah.
4) Sebelah Timur berbatasan dengan Samudra Pasifik.
b . Kondisi Fisik
Benua Asia memiliki relief dan kondisi alam yang bervariasi, yaitu ada titik tertinggi dan ada titik terendah, ada dataran tinggi dan ada dataran rendah, ada kawasan yang sangat panas dan ada kawasan yang sangat dingin, serta ada daerah yang subur dan ada daerah yang tandus.
1 ) Iklim
Berdasarkan letak lintangnya, Benua Asia dilalui garis khatulistiwa (0°) di bagian Tenggara (Indonesia) dan garis balik Utara pada lintang 23½° LU. Kondisi ini menyebabkan benua ini memiliki variasi iklim berikut ini.
a) Iklim monsun tropis, terjadi di kawasan Asia Tenggara dan Asia Selatan.
b) Iklim subtropis, terjadi di kawasan Asia Tengah dan Asia Timur.
c) Iklim gurun, terjadi di kawasan Asia Barat, Asia Tengah, dan Asia Timur.
d) Iklim dingin, terjadi di kawasan Siberia (Asia Utara).
2 ) Gurun
Asia merupakan benua yang memiliki banyak wilayah gurun, yaitu Gurun Arab (± 2.590.000 km²) di Asia Barat, Gurun Thar (± 453.000 km²) di perbatasan Asia Barat dan Asia Selatan, Gurun Karakum (± 350.000 km²) di perbatasan Asia Tengah dan Eropa Timur, Gurun Kyzykum (± 298.000 km²) di Asia Tengah, serta Gurun Gobi (± 1.295.000 km²) dan Gurun Taklimakan (± 272.000 km²) di kawasan Asia Timur. Gurun-gurun di Asia memiliki keunikan tersendiri jika dibandingkan dengan gurun-gurun yang ada di benua lain. Berikut ini beberapa keunikan dari gurun-gurun di Asia. a) Gurun Gobi merupakan gurun terdingin di dunia, suhunya bisa mencapai -40°C.
b) Gurun Arab merupakan gurun paling berpasir di dunia. Umumnya, gurun hanya memiliki 10 - 15% pasir, sementara di Gurun Arab memiliki kandungan pasir yang lebih besar.
c) Letak gurun tertinggi dan gurun terendah terdapat di RRC. Gurun tertinggi berada di Lembah Qaidam (2.600 m dari permukaan laut) sedangkan gurun terendah berada di Lembah Tupan atau Turfan (150 m di bawah permukaan laut).
3 ) Gunung dan pegunungan

Gunung dan pegunungan yang ada di kawasan Asia adalah suatu rangkaian jalur gunung api. Gunung dan pegunungan yang terkenal di Asia, yaitu Pegunungan Himalaya - Karakoram di Nepal, Pegunungan Hindukush di perbatasan Afghanistan dan Pakistan, Pegunungan Altay dan Kunlun di RRC, Pegunungan Arakan Yoma di Asia Tenggara, Pegunungan Bukit Barisan dan Pegunungan Jaya Wijaya di Indonesia, Pegunungan Sulaiman di Afghanistan, dan Pegunungan Ghat di India. Puncak-puncak tertinggi terdapat di Pegunungan Himalaya, yaitu Gunung Everest (8.848 m) yang merupakan puncak tertinggi di dunia.
4 ) Dataran tinggi
Benua Asia juga memiliki banyak wilayah dataran tinggi, yaitu Dataran Tinggi Tibet di bagian Barat Daya Cina yang merupakan dataran tinggi terluas dan tertinggi (ketinggiannya mencapai 4.875 m dari permukaan laut), Dataran Tinggi Dekkan di India, Dataran Tinggi Anatolli di Turki (Asia Barat), Dataran Tinggi Mongolia di Asia Tengah, Dataran Tinggi Afghanistan, dan Dataran Tinggi Siberia di bagian Utara Asia.
5 ) Dataran rendah dan sungai
Dataran rendah Asia, misalnya Dataran Rendah Pakistan Timur, Dataran Rendah Asia Tenggara, Dataran Rendah Siberia Barat, dataran rendah di sebelah Timur Laut Kaspia, dataran rendah di India Utara dan Bangladesh, Dataran Rendah Irak, serta Dataran Rendah Cina Timur. Dataran-dataran rendah tersebut pada umumnya dialiri sungai-sungai utama, yaitu Sungai Ob di Siberia, Sungai Indus di Pakistan, Sungai Gangga dan Brahmaputra di India-Bangladesh, Sungai Tigris dan Eufrat di Irak, Sungai Yang Tse dan Sungai Huang Ho di Cina,

serta Sungai Mekong dan Sungai Chao Praya di Asia Tenggara. Aliran Sungai Brahmaputra memiliki wilayah delta terluas, yaitu mencapai 75.000 km².
6 ) Danau
Benua Asia memiliki banyak danau. Beberapa danau utama di kawasan Asia, yaitu Danau Laut Kaspia di perbatasan Kazakstan, Turkmenistan, dan Iran (Asia Barat) yang merupakan danau terluas di dunia; Danau Aral dan Danau Balkhash di Kazakstan; Danau Baykal yang merupakan danau terdalam di dunia dan Danau Chany di Siberia (Asia Utara); Danau Tonle Sap dan Danau Toba di Asia Tenggara; serta Danau Tsinghai, Danau Lung Ting Hu, Danau Po Tang Ha, dan Danau Tal di Cina (Asia Timur).
7 ) Flora dan fauna

Variasi iklim memengaruhi variasi flora dan faunanya. Di bagian Utara yang dingin, tumbuhan yang dominan adalah jenis tumbuhan tundra,
seperti pohon-pohon berdaun jarum, lumut, dan rumput; sedangkan fauna khasnya adalah beruang siberia, rusa kutub, anjing laut, dan rubah. Di bagian tengah didominasi kawasan stepa dan sabana karena sedikit hujan. Di bagian Selatan, yang banyak terjadi hujan, terdapat kawasan hutan hujan yang memiliki beraneka jenis tumbuhan dan hewan. Fauna khas Asia yang dilindungi adalah badak, komodo, panda, gajah, harimau, beruang, dan berbagai jenis burung. Hewan-hewan tersebut perlu dilindungi karena populasinya semakin berkurang.
c . Kondisi Sosial

Benua Asia merupakan benua dengan jumlah penduduk terbanyak, hampir sepertiga penduduk dunia tinggal di daratan terluas di dunia ini. Data tahun 2003 menunjukkan bahwa penduduk Asia telah mencapai lebih dari 3.830 juta jiwa dengan rata-rata kepadatan penduduknya mencapai 120 jiwa/km². Kawasan padat penduduk di Asia terdapat di wilayah Cina bagian Timur, Jepang, India, dan Pulau Jawa (Indonesia). Keadaan penduduk Asia terdiri atas multiras yang telah berasimilasi. Namun, dalam lingkungan regional tertentu masih terdapat ras-ras yang dominan, misalnya di wilayah Asia Timur dan Asia Tenggara didominasi oleh Ras Mongoloid (berkulit kuning), di wilayah Asia Utara dan Asia Tengah (Asia-Rusia) didominasi oleh Ras Kaukasoid atau Europoid (berkulit putih), dan di wilayah Asia Barat dan Asia Selatan terdapat Ras Negroid (berkulit hitam). Agama mayoritas di Asia adalah agama Islam. Akan tetapi, agama-agama lain juga berkembang pesat di beberapa wilayah tertentu, misalnya agama Hindu di India dan Nepal, agama Buddha dan Kong Hu Cu di Indochina, dan agama Shinto di Jepang. Wilayah Asia terkenal sebagai daerah pertanian yang subur. Daerah pertanian yang baik, yaitu terdapat di Lembah Sungai Gangga dan Brahmaputra (India), Lembah Sungai Indus (Pakistan), Lembah Sungai Eufrat dan Tigris (Irak), kawasan Pantai Timur Cina (terdapat Lembah Sungai Huang Ho dan Sungai Yang Tse serta terdapat hamparan tanah loss yang subur), serta lembah Sungai Chao Praya, Irawadi, dan Mekong di kawasan Asia Tenggara.
Hasil-hasil pertanian tersebut pada umumya digunakan untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan para penduduk. Selain itu, diupayakan juga pengelolaan perkebunan dan kehutanan untuk bahan baku industri. Perkebunan dan kehutanan banyak diusahakan di kawasan Asia Tenggara dan Asia Selatan. Hal ini dikarenakan pengaruh iklim tropis yang banyak terjadi hujan sehingga cepat menumbuhkan berbagai jenis tanaman.
d . Karakteristik Benua Asia
Benua Asia memiliki karakteristik atau ciri khas yang dapat membedakannya dengan benua-benua lain yang ada di muka bumi ini. Berikut ini beberapa karakteristik Benua Asia. 
1) Benua Asia adalah benua terluas dan terbanyak penduduknya.
2) Di Benua Asia terdapat negara-negara yang memiliki jumlah penduduk terbanyak di dunia, seperti RRC, India, dan Indonesia.
3) Di Benua Asia terdapat negara-negara penghasil minyak bumi terbesar, terutama negara-negara di kawasan Jazirah Arab.
4) Benua Asia merupakan tempat muncul dan berkembangnya agama-agama besar di dunia, seperti agama Islam di Arab Saudi, agama Kristen dan Katolik di Yerusalem, agama Hindu dan Buddha di India, serta agama Kong Hu Cu di RRC.
5) Di Benua Asia banyak terdapat bangunan bernilai sejarah, bahkan dapat digolongkan sebagai tujuh keajaiban dunia, yaitu Tembok Besar di RRC, Kakbah di Mekah (Arab Saudi), Taj Mahal di India, dan Candi Borobudur di Indonesia.


2. Benua Amerika

Banyak orang menafsirkan Benua Amerika sebagai negara Amerika Serikat, padahal negara Amerika Serikat hanyalah bagian dari wilayah Benua Amerika yang terletak di bagian Utara. Adapun negara-negara di bagian Selatan Benua Amerika lebih dikenal dengan sebutan negara-negara Amerika Latin.
a . Letak, Luas, dan Batas

Amerika adalah benua terbesar kedua yang terletak di belahan bumi sebelah Barat. Secara astronomis, benua ini terletak antara ± 80°LU - 56°LS dan ±170°BB – 36°BB. Bentuk wilayahnya yang memanjang ini seolah-olah menghubungkan daerah Kutub Utara dengan Kutub Selatan. Luas wilayah daratannya mencapai ± 41.825.581 km² atau sekitar 28,1% dari seluruh luas wilayah daratan dunia dengan batas-batas berikut ini.
1) Sebelah Utara berbatasan dengan Laut Arktik dan kawasan Kutub Utara.
2) Sebelah Timur berbatasan dengan Samudra Atlantik.
3) Sebelah Barat dan Selatan berbatasan dengan Samudra Pasifik.
b . Kondisi Fisik
Secara geografis, Benua Amerika dapat dibagi menjadi tiga kawasan, yaitu kawasan Amerika Utara, kawasan Amerika Tengah, dan kawasan Amerika Selatan. Ketiga kawasan tersebut mempunyai karakteristik yang berbeda satu sama lain.
1 ) Iklim
Wilayah Benua Amerika yang bersifat meridian menjadikan benua ini memiliki semua jenis iklim matahari berikut ini.
a) Iklim tropis: terdapat di kawasan Amerika Selatan, tepatnya di kawasan Lembah Amazone (Brasil).
b) Iklim subtropis: terdapat di kawasan Amerika Serikat (Amerika Utara) dan di kawasan Argentina (Amerika Selatan).
c) Iklim dingin: terdapat di bagian Utara, yaitu di Alaska (Amerika Serikat) dan bagian Utara Kanada.
Selain itu, terdapat juga iklim kontinental di bagian tengah benua, baik di wilayah Utara maupun di wilayah Selatan, serta terdapat juga iklim laut di kawasan Amerika Tengah, khususnya di Kepulauan Karibia dan di wilayah-wilayah sepanjang pantai.
2 ) Gurun
Benua Amerika juga memiliki wilayah gurun, meskipun wilayahnya tidak seluas gurun di Benua Asia. Gurun yang terdapat di Benua Amerika, yaitu Gurun Great Basin, Gurun Mojave, Gurun Sonora, dan Gurun Chihuahua yang kesemuanya berada di wilayah Benua Amerika bagian Utara. Adapun gurun yang berada di wilayah Benua Amerika bagian Selatan, yaitu Gurun Atacama di Cile (± 140.000 km²) yang merupakan gurun terkering di dunia dan Gurun Patagonia di perbatasan Cile - Argentina (± 673.000 km²). Berbeda dengan kondisi gurun di kawasan Asia yang pada umumnya datar, gurun di Benua Amerika pada umumnya berbentuk pegunungan yang tandus.
3 ) Gunung dan pegunungan

Salah satu ciri khas Benua Amerika adalah memiliki ciri fisik berupa rantai pegunungan yang membujur dari Alaska di bagian Utara hingga di Pegunungan Tierra del Fuego di bagian Selatan. Rangkaian pegunungan tersebut menyatukan barisan pegunungan, seperti Pegunungan Brooks, Pegunungan Alaska, Pegunungan Mc.Kenzie, Pegunungan Pantai, Pegunungan Rocky, Pegunungan Sierra Nevada, dan Pegunungan Sierra Madre di kawasan Pantai Barat Amerika Utara, sedangkan Pegunungan Andes membentang di sepanjang Pantai Barat Amerika Selatan. Barisan pegunungan tersebut memiliki banyak gunung api aktif, sehingga merupakan salah satu jalur gempa bumi aktif di dunia. Puncak tertinggi berada di kawasan pegunungan Selatan yaitu di Gunung Aconcagua (6.959 m). Selain itu, terdapat juga pegunungan di bagian Timur Benua Amerika, yaitu Pegunungan Appalachia (Amerika Utara) dan Pegunungan Espinhaco (Amerika Selatan).
4 ) Sungai dan danau

Sungai-sungai utama di Benua Amerika, yaitu Sungai Amazone (6.515 km) di Brasil yang merupakan sungai terpanjang kedua di dunia, Sungai Mississippi (6.020 km), dan Sungai Mc.Kenzie (4.250 km). Selain itu, terdapat juga Sungai Colorado yang alirannya mampu menoreh perlapisan batuan dan menyisakan pemandangan alam menakjubkan yang disebut Grand Canyon di Arizona. Benua Amerika juga memiliki banyak danau besar, seperti Danau Superior (± 83.270 km) yang merupakan danau terluas kedua di dunia, Danau Huron, Danau Michigan, Danau Great Bear, Danau Great Slave, Danau Erie, Danau Winnipeg, dan Danau Ontario. Danau-danau tersebut berada di Benua Amerika bagian Utara, sedangkan di Benua Amerika bagian Selatan hanya dijumpai beberapa danau kecil, seperti Danau Titicaca, Danau Paopo, Danau Sao Paolo, dan Danau Reprosa De Furnas.
5 ) Dataran tinggi dan dataran rendah
Dataran tinggi yaitu Dataran Tinggi Guyana di perbatasan Guyana - Suriname dan Dataran Tinggi Mattogrosso di Brasil. Selain itu, di kawasan Amerika Tengah juga terdapat Plato Tengah Meksiko yang bentuknya semakin melandai ke arah Utara serta Dataran Tinggi Colorado (Amerika Utara). Adapun dataran rendah terdapat di Amerika Utara bagian tengah, yaitu di kawasan Kanada, bagian tengah Amerika Serikat yang disebut Great Plain di Lembah Sungai Mississippi, serta Dataran Tinggi Anahuac di Meksiko. Sementara itu di Amerika Selatan, dataran rendahnya terdapat di Lembah Sungai Amazone (Brasil), Grand Chaco, dan Lembah Sungai Parana di Argentina.
6 ) Flora dan fauna
Flora di kawasan Amerika Utara didominasi oleh padang rumput hijau (prairi) yang kini telah dimanfaatkan untuk lahan pertanian yang subur. Selain itu, terdapat pula tumbuhan khas daerah tundra berupa hutan konifera (berdaun jarum) dan tumbuhan semusim lainnya. Di wilayah Amerika Tengah mulai terdapat variasi tanaman, di daerah Karibia terdapat hutan tropis yang diselingi padang rumput dan pohon pinus tropis, sedangkan di daerah kering hanya dijumpai semak dan pohon yang dapat meranggas. Wilayah Amerika Selatan didominasi

oleh hutan hujan tropis yang lebat, bahkan kawasan Lembah Sungai Amazone merupakan kawasan hutan hujan tropis terlebat di dunia. Hal ini tentu saja menyediakan habitat untuk berbagai variasi fauna yang hidup di dalamnya. Fauna endemik di daerah ini adalah ikan piranha dan burung macau di hutan Amazone. Adapun hewan khas Amerika Utara adalah bison, beruang kutub, penguin, dan ikan salmon.
c . Kondisi Sosial
Penduduk asli Amerika adalah orang Indian dan Eskimo. Mereka diperkirakan berasal dari Asia yang datang melalui Selat Bearing. Dalam perkembangannya, orang Eskimo mendiami kawasan Utara yang dingin, sedangkan orang Indian mendiami bagian tengah dan Selatan. Selain itu, secara berangsur-angsur benua ini didatangi orang-orang dari Eropa, Asia, dan Afrika. Kedatangan orang-orang dari berbagai ras tersebut menyebab-kan Amerika memiliki penduduk ras campuran, misalnya Ras Mulato (percampuran kulit hitam dengan kulit putih), Ras Zambo (percampuran kulit merah atau Indian dengan kulit hitam), Ras Mestizo (percampuran kulit putih dengan kulit merah), dan Ras Kreol (orang kulit putih yang menjadi pribumi di Amerika Selatan).
d . Karakteristik Benua Amerika
Benua Amerika memiliki ciri khas yang dapat membedakan dari benua-benua lain yang ada di muka bumi ini. Berikut ini beberapa ciri khas Benua Amerika.
1) Benua Amerika merupakan benua yang berbentuk meridian (memanjang dari Utara - Selatan).
2) Benua Amerika memiliki air terjun tertinggi, yaitu air terjun Angel (1.000 m) di Venezuela.
3) Benua Amerika memiliki air terjun dengan debit air terbesar di dunia, yaitu air terjun Guaira di Brasil (13.310 m³/detik).
4) Benua Amerika memiliki gunung api aktif tertinggi, yaitu Gunung Ojos de Salado (6.908 m).
5) Benua Amerika memiliki tanah genting dan terusan di Panama (Amerika Tengah) yang menghubungkan Samudra Atlantik dan Samudra Pasifik.
6) Benua Amerika memiliki peninggalan bersejarah, yaitu piramida bangsa Inca.
7) Benua Amerika memiliki lembah sungai terluas, yaitu Lembah Sungai Amazone (7.045.000 km²).
8) Benua Amerika memiliki tempat terkering di dunia, yaitu Gurun Atacama, Cile.
9) Benua Amerika memiliki ngarai terbesar di dunia, yaitu Grand Canyon di Colorado, Arizona.

3. Benua Afrika

Benua Afrika dikenal dengan julukan Benua Hitam. Hal ini dikarenakan mayoritas penduduk di kawasan benua ini adalah orang-orang kulit hitam (negro).
a . Letak, Luas, dan Batas
Benua Afrika terletak di sebelah Barat Daya Benua Asia. Pada masa lalu, Benua Afrika dan Benua Asia menyatu, namun karena adanya pembangunan kanal atau terusan di Suez (Mesir), akhirnya kedua benua tersebut terpisah oleh perairan. Secara astronomis, Benua Afrika terletak di antara ± 35° LU - 33° LS dan ± 18° BT - 53° BT. Luas wilayah Benua Afrika mencapai ± 29.800.540 km² atau hampir seperlima dari luas wilayah daratan dunia dengan batas-batas wilayah berikut ini.
1) Sebelah Utara berbatasan dengan Laut Tengah atau Laut Mediterania dan Benua Eropa.
2) Sebelah Timur berbatasan dengan Laut Merah dan Samudra Hindia.

3) Sebelah Selatan dan Barat ber-batasan dengan Samudra Atlantik.
b . Kondisi Fisik
Afrika merupakan benua yang unik, wilayahnya dilalui oleh tiga garis lintang utama, yaitu garis khatulistiwa (0°), garis balik Utara (23½°LU), dan garis balik Selatan (23½°LS). Sebagian besar wilayahnya merupakan dataran tinggi dan bergurun. Meski demikian, terdapat juga kawasan-kawasan subur di dataran rendah, misalnya di Lembah Sungai Nil dan Lembah Sungai Zaire yang merupakan lembah sungai terbesar kedua setelah Lembah Sungai Amazone.
1 ) Iklim
Kondisi fisik Afrika tersebut memengaruhi variasi iklim yang terjadi. Di daerah pantai, iklimnya dipengaruhi oleh iklim laut, di daerah 0° terdapat iklim tropis yang basah sehingga banyak terjadi hujan, sedangkan di bagian Utara dan Selatan mendapat pengaruh angin gurun
sehingga beriklim subtropis yang kering. Khusus di bagian Utara, sedikit terpengaruh iklim Laut Mediteran.
2 ) Gurun
Persebaran gurun di Benua Afrika dapat dijumpai di sekitar garis balik Utara dan garis balik Selatan. Kawasan gurun di bagian Selatan memiliki posisi atau letak yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan kawasan gurun di bagian Utara. Namun begitu, gurun di bagian Utara memiliki wilayah yang lebih luas. Gurun di wilayah Utara dikenal dengan sebutan Gurun Sahara (± 9.065.000 km²), membentang dari Senegal di Barat hingga Kenya di Timur. Adapun gurun di wilayah Selatan, yaitu Gurun Kalahari dan Gurun Namibia.

3 ) Gunung, pegunungan, dan plato
Plato dan pegunungan banyak terdapat di Afrika bagian Selatan. Kawasan tersebut banyak memiliki mata air dan aliran sungai dengan ketinggian antara 500 - 1.200 m dari permukaan laut. Plato dan pegunungan di Afrika yang terkenal adalah Plato Umbagi dan Plato Tassilin-Ajjer di Sahara, Plato Shaba di bagian Tenggara, Plato Lunda dan Plato Drakensberg di bagian Selatan, Dataran Tinggi Ethiopia di sebelah Timur, serta Plato Angola di bagian tengah. Pegunungan yang terdapat di Afrika, yaitu Pegunungan Atlas yang membentang dari Pantai Barat Laut Afrika hingga Tunisia dan Pegunungan Cape di bagian Selatan. Gunung di Afrika pada umumnya tidak aktif, namun masih ada beberapa yang aktif. Adapun titik tertinggi Afrika berada di Gunung Kilimanjaro (5.894 m) di Afrika Timur yang selalu tertutup salju.
4 ) Sungai dan danau
Afrika banyak memiliki sungai besar. Sungai-sungai terkenal di Afrika adalah Sungai Nil yang panjangnya 6.500 km (terpanjang di dunia), Sungai Kongo, Sungai Orange di Afrika Selatan, Sungai Niger di Nigeria, dan Sungai Zambesi di Zambia. Beberapa aliran sungai tersebut dibendung untuk irigasi dan pembangkit listrik, misalnya bendungan Aswan yang membendung Sungai Nil dan bendungan Akosombo yang membendung Sungai Volta di Ghana. Danau-danau di Afrika, yaitu Danau Victoria (± 69.484 km²) merupakan danau terbesar di Afrika, Danau Tanganyika, Danau Mobutu, Danau Rudolf, Danau Chad, dan Danau Zambesi. Selain itu, Afrika juga memiliki banyak air terjun besar, yaitu air terjun Tuguela di Afrika Selatan (984 m) dan air terjun Victoria (108 m) di Zimbabwe.
5 ) Flora dan fauna
Kondisi flora dan fauna terkait dengan kondisi iklimnya. Di kawasan iklim hujan tropis (di bagian Afrika Tengah) terdapat variasi tumbuhan dan hutan hujan yang sangat lebat. Di bagian Utara dan Selatan (subtropis) terdapat stepa dan sabana yang luas, sedangkan di kawasan gurun hanya terdapat stepa dan tumbuhan kaktus. Kondisi alam Benua Afrika sangat mendukung penyebaran fauna. Afrika mempunyai banyak jenis fauna, terutama hewan mamalia besar. Fauna khas Afrika, yaitu addax, zarafah, zebra, antilop, kuda nil, badak, dan gajah. Meskipun mempunyai kemiripan fisik dengan hewan-hewan sejenis di Asia, namun hewan-hewan Afrika memiliki ukuran tubuh yang relatif lebih besar daripada hewan-hewan sejenis di Asia.
c . Kondisi Sosial

Saat ini penduduk Afrika mencapai lebih dari 861 juta jiwa dengan populasi terbanyak adalah warga kulit hitam, sisanya adalah warga keturunan Arab, Berber, Eropa, dan Asia. Sebagian besar penduduk kulit hitam tinggal di bagian Selatan Gurun Sahara, sedangkan bagian Utaranya ditempati warga keturunan Arab dan Berber. Adapun keturunan Eropa banyak yang menempati wilayah Afrika Selatan. Penduduk asli Afrika terdiri atas berbagai suku bangsa, yaitu suku bangsa Pigmy di pedalaman Zaire; suku bangsa Bushman, Zhun, Hatentot di Gurun Kalahari; serta suku bangsa Tuareg, Negroid, dan Sahrawi di Gurun Sahara. Banyaknya suku tersebut membuat Afrika kaya akan etnik. Lebih dari 800 bahasa digunakan di Afrika, namun bahasa Arab, Swahili, dan Hausa paling luas penggunaannya. Adapun agama yang berkembang di Afrika adalah agama Islam, Kristen dan berbagai aliran kepercayaan.
d . Karakteristik Benua Afrika
Benua Afrika memiliki karakteristik atau ciri khas yang dapat membedakan dari benua-benua lain yang ada di muka bumi ini. Berikut ini beberapa karakteristik Benua Afrika.
1) Benua Afrika mempunyai wilayah daratan di benua lain, yaitu Semenanjung Sinai di Benua Asia.
2) Benua Afrika memiliki wilayah gurun terluas di dunia, yaitu Gurun Sahara.
3) Benua Afrika memiliki aliran sungai terpanjang di dunia, yaitu Sungai Nil.
4) Benua Afrika merupakan benua termiskin bila dibandingkan dengan benua-benua lainnya.
5) Benua Afrika mempunyai ketampakan alam berupa Lembah Celah Besar (The Great Rift Valley) yang terbentang sepanjang 6.400 km dari pantai Laut Merah di Afrika Timur hingga Danau Tanganyika di Afrika Selatan.
6) Benua Afrika memiliki Terusan Suez yang menghubungkan Laut Merah dengan Laut Tengah sehingga mempersingkat lalu lintas laut antarbenua.
7) Benua Afrika memiliki bangunan-bangunan bersejarah, seperti piramida, patung Sphinx, dan patung raja Ramses II.



4. Benua Eropa

a . Letak, Luas, dan Batas

Benua Eropa terletak di sebelah Barat Benua Asia. Bahkan dapat dikatakan bahwa Benua Eropa adalah semenanjung bagian Barat Benua Asia yang dibatasi oleh rangkaian Pegunungan Ural. Secara geografis, Eropa sebenarnya bukanlah suatu benua, namun dari kemajuan budaya dan peranannya yang menonjol, maka Eropa dapat berdiri sendiri sebagai suatu kawasan benua. Secara astronomis, Benua Eropa terletak di antara ± 10° BB - 59° BT dan ± 71° LU - 35° LU, sehingga seluruh wilayahnya berada di belahan bumi Utara. Luas wilayahnya mencapai ± 10.355.000 km² (± 6,5 % luas wilayah daratan dunia) dengan batas-batas wilayah berikut ini.
1) Sebelah Utara berbatasan dengan Samudra Arktik.
2) Sebelah Timur berbatasan dengan Benua Asia.
3) Sebelah Selatan berbatasan dengan Laut Tengah, Laut Hitam, dan negara Turki.
4) Sebelah Barat berbatasan dengan Samudra Atlantik.
b . Kondisi Fisik
Eropa merupakan satu-satunya benua yang tidak memiliki wilayah gurun. Jika dilihat dari bentuk wilayahnya, maka benua ini dicirikan dengan bentukan alam semenanjung yang tersebar di tiga wilayah utama, yaitu Semenanjung Skandinavia di bagian Utara, Semenanjung Siberia di bagian Barat, dan Semenanjung Italia di bagian Selatan. Kondisi fisik yang lain akan diuraikan berikut ini.
1 ) Iklim
Eropa merupakan benua yang terletak di lintang tinggi, sehingga terletak di kawasan beriklim sedang hingga dingin, bahkan ada wilayahnya di bagian Utara yang telah masuk lingkaran Kutub Utara. Keadaan tersebut menyebabkan Eropa mempunyai kondisi iklim berikut ini.
a) Di bagian pantai Barat dipengaruhi iklim laut dari Samudra Atlantik, arus hangat yang mengalir dari Samudra Atlantik menyebabkan kawasan pantai di daerah tersebut tidak membeku.
b) Di bagian tengah terjadi peralihan iklim maritim yang basah ke iklim kontinen yang kering.
c) Di bagian Selatan dipengaruhi iklim Laut Mediterania dan angin dari kawasan gurun yang panas, sehingga kondisi cuacanya menjadi lebih hangat.
d) Di bagian Utara dipengaruhi iklim kutub yang dingin.
2 ) Gunung dan pegunungan

Wilayah pegunungan di Eropa terdapat di bagian semenanjung-semenanjungnya yang dibedakan atas pegunungan tua di kawasan Utara dan pegunungan lipatan muda di kawasan Selatan. Pegunungan di Eropa, yaitu gugusan pegunungan tua di Norwegia yang membentang dari Utara ke Selatan dengan puncak tertinggi Gunung Galdhopiggen (2.470 m), Pegunungan Alpen di kawasan Mediterania dengan puncak tertinggi di Mount Blanc (4.808 m), Pegunungan Kaukasus di sebelah Selatan dengan puncak tertinggi di Gunung Elbrus (5.633 m), dan Pegunungan Ural di sebelah Timur yang merupakan batas alam antara Benua Eropa dengan Benua Asia. Gunung-gunung di wilayah Benua Eropa pada umumnya masih aktif, namun tidak terlalu tinggi, dan puncaknya diselimuti salju.
3 ) Sungai dan danau

Sungai-sungai di Eropa pada umumnya dijadikan sebagai batas alam antarnegara, seperti Sungai Rhein (1.320 km) yang menjadi batas alam negara Swiss, Liechtenstein, Austria, Prancis, dan Jerman. Selain itu, terdapat juga Sungai Elbe dan Dapude di Jerman, Sungai Loire dan Sungai Ruhr di Prancis, serta Sungai Uber dan Sungai Weiche di Polandia. Sungai-sungai tersebut pada umumnya berhulu di Pegunungan Alpen dan bermuara di Laut Baltik dan Laut Utara. Adapun persebaran danau di kawasan Eropa banyak dijumpai di kawasan Utara, seperti Danau Vattern, Danau Vanem, Danau Hyalmaren, Danau Stasyon di Swedia, Danau Orevesii, Danau Paulavesi, Danau Ouluyami, Danau Inari di Finlandia, Danau Onega, dan Danau Ladoga di Rusia.
4 ) Flora dan fauna
Flora dan fauna yang berkembang di Benua Eropa pada dasarnya sama dengan flora dan fauna yang berkembang di kawasan beriklim sedang dan dingin. Jenis flora yang tumbuh di kawasan ini, adalah hutan konifera (tumbuhan berdaun jarum) dan hutan yang meluruhkan
daunnya di musim gugur. Jenis flora yang lain adalah pohon maple, ek, iris, lily, dan zaitun. Adapun fauna khas yang hidup di Eropa adalah rusa, beruang kutub, serigala, ikan tuna, dan ikan haring.
c . Kondisi Sosial
Eropa termasuk benua terpadat kedua setelah Asia. Jumlah penduduknya mencapai lebih dari 727 juta jiwa. Etnik-etnik di Eropa memiliki sekitar 50 bahasa dalam ratusan dialek daerah. Meskipun mayoritas penduduknya berkulit putih, namun mereka dapat dibedakan atas beberapa etnik utama berikut ini.
1) Etnik Mediteran, tinggal di kawasan Eropa Selatan dan Barat dengan ciri-ciri bermata cokelat dan berambut hitam.
2) Etnik Slavia, tinggal di kawasan Eropa Timur dengan ciri-ciri bermata abu-abu kebiruan dan berambut pirang keputih-putihan.
3) Etnik Alpen, tinggal di kawasan tengah dengan ciri-ciri bermata cokelat dan berambut pirang kecokelatan.
4) Etnik Nordik, tinggal di kawasan Utara dengan ciri-ciri bermata biru dan berambut pirang.
Sebagian besar penduduk Eropa adalah pemeluk agama Kristen dan Katolik. Dalam kehidupannya, sistem pendidikan sangat diperhatikan, Eropa memiliki universitas-universitas tua bereputasi tinggi, seperti Universitas Cambridge, Edinburg, dan Oxford di Inggris, serta Universitas Leiden di Belanda. Dalam dunia perdagangan, Eropa memegang peranan penting karena lebih dari separuh ekspor atau impor dunia berhubungan dengan negara-negara di Eropa.
d . Karakteristik Benua Eropa

Benua Eropa memiliki karakteristik atau ciri khas yang dapat membedakan dari benua-benua lain yang ada di muka bumi ini. Berikut ini beberapa karakteristik Benua Eropa.
1) Benua Eropa memiliki banyak fyord di kawasan Utara (Skandinavia).
2) Benua Eropa mayoritas penduduknya tinggal di daerah perkotaan.
3) Benua Eropa merupakan benua pertama yang telah menerapkan sistem mata uang tunggal, yaitu Euro.
4) Benua Eropa dilalui garis bujur 0° sebagai awal perhitungan waktu dunia.
5) Di Benua Eropa terdapat wilayah rawa terluas, yaitu Rawa Pripet (± 46.950 km²) di perbatasan Belarusia - Rusia.
6) Benua Eropa memiliki lima negara terkecil di dunia, yaitu Liechtenstein, Andora, Monaco, San Marino, dan Vatikan.
7) Di Benua Eropa terdapat negara-negara pelopor kolonisasi dan penjelajahan samudra, seperti Inggris, Portugal, Spanyol, Prancis, dan Belanda.
8) Benua Eropa memiliki pusat bahasa internasional, yaitu bahasa Inggris.
9) Benua Eropa memiliki bangunan-bangunan keajaiban dunia, seperti menara Eiffel di Prancis, menara Pisa, dan Colosseum di Italia.


5. Benua Australia

a . Letak, Luas, dan Batas
Benua Australia terletak di sebelah Selatan Benua Asia. Secara astronomis, benua ini terletak di antara ± 11°LS - 44°LS dan ± 115°BT
- 153°BT. Luas Australia mencapai ±7.682.300 km² atau hanya sekitar 5,2% wilayah daratan dunia dengan batas-batas wilayah berikut ini.

1) Sebelah Utara berbatasan dengan Laut Timor (Timor Leste) dan Laut Arafuru (Indonesia).
2) Sebelah Timur berbatasan dengan Samudra Pasifik dan Laut Tasman.
3) Sebelah Barat dan Selatan berbatasan dengan Samudra Hindia. Benua Australia hanya memiliki satu negara, yaitu negara Australia. Selain wilayah negara di daratan atau benua, negara Australia juga mempunyai beberapa wilayah pulau, yaitu Pulau Cocos, Christmas, dan Macquarie.
b . Kondisi Fisik
Australia merupakan benua terkecil. Jika dilihat dari segi relief, maka benua ini relatif paling datar karena hanya terdiri atas gurun, dataran rendah, plato, dan sedikit perbukitan di bagian Timurnya.
1 ) Iklim
Berdasarkan letak lintangnya, Australia memiliki tiga iklim matahari yang berbeda, yaitu kawasan tropis (11°LS – 23°30'LS), kawasan subtropis (23°30' – 35°LS), dan kawasan beriklim sedang (35° – 44°LS). Lebih dari sepertiga Benua Australia terletak di kawasan tropis
dan dua pertiga sisanya terletak di kawasan subtropis dan kawasan beriklim sedang. Pada bagian tengah benua juga terdapat iklim gurun
yang kering dengan amplitudo suhu yang besar. Selain banyak turun hujan di kawasan Utara (daerah tropis), hujan juga banyak turun di
bagian pegunungan Timur karena adanya pengaruh angin pasat Tenggara dari perairan Samudra Pasifik yang lembap dan menyebabkan terjadinya hujan orografis.
2 ) Gurun
Wilayah gurun mendominasi daratan Benua Australia, luasnya ± 1.492.000 km² meliputi Gurun Pasir Besar, Gurun Victoria Besar, Gurun Tanami, Gurun Gibson, Gurun Shimpson, dan Gurun Stewart. Gurun-gurun tersebut pada umumnya merupakan plato, hanya di bagian tengah yang berupa gurun dataran rendah.
3 ) Gunung dan pegunungan

Pegunungan di Benua Australia terdapat di bagian Timur dengan bentuk memanjang sejajar pantai sejauh ± 4.000 km. Rangkaian pegunungan tersebut dikenal dengan sebutan Pegunungan Pemisah Besar (The Great Dividing Ringe). Jalur pegunungan tersebut berawal dari Semenanjung York di Utara (wilayah negara bagian Queensland) dan memanjang sejajar Pantai Timur serta berakhir di kawasan Pantai Selatan (negara bagian Victoria), mencakup Pegunungan Biru (Blue Mountains) di sebelah Barat Sydney dan Pegunungan Salju (Snowy Mountains) yang terletak di sepanjang perbatasan negara bagian New South Wales dan Victoria. Puncak tertinggi Australia berada di sebelah Tenggara, yaitu di Gunung Kosciusko (2.230 m) yang termasuk rangkaian Pegunungan Salju.
4 ) Dataran tinggi

Dataran tinggi Australia terdapat di Plato Barat. Kawasan tersebut dahulu adalah kawasan pegunungan yang telah tererosi selama jutaan tahun. Kawasan plato Barat Australia mencakup Plato Hammersley, Plato Kimberley, dan Plato Tanah Arnhem, termasuk juga wilayah pegunungan dan perbukitan rendah, seperti Pegunungan Mac Donnell, Pegunungan Musgrave, Perbukitan Throssell, dan Perbukitan Robertson. Di kawasan plato Barat ini terdapat ketampakan alam berupa batu cadas raksasa yang disebut Ayer’s Rock atau Uluru. Di kawasan plato Barat inilah terletak gurun-gurun Australia yang terkenal, seperti Gurun Victoria Besar, Gurun Pasir Besar, Gurun Gibson, dan Gurun Tanami.
5 ) Dataran rendah
Dataran rendah Australia terdapat di bagian tengah dan Selatan, tepatnya di sebelah Utara Teluk Australia Besar yang disebut dengan Dataran Nurlabor (Nurlabor Plain), di kawasan Danau Eyre, dan di Lembah Sungai Darling di New South Wales. Kawasan dataran rendah
tersebut merupakan kawasan air bawah tanah yang membentang sejauh 2.000 km dari Utara ke Selatan dan 1.600 km dari Timur ke Barat. Cekungan tersebut terletak di bawah dataran tengah dan mencakup tiga perempat Queensland, seperempat New South Wales, sepertiga Australia Selatan, dan seperdelapan Daerah Khusus Utara. Air bawah tanah itu dapat dipompa ke luar sebagai air artesis untuk menghidupi domba dan ternak.
6 ) Sungai dan danau
Sungai di Australia dapat dibedakan atas sungai yang bersifat permanen dan bersifat periodik. Beberapa sungai yang terdapat di kawasan Plato Barat, yaitu Sungai Ord, Gascoyne, dan Murchison yang semuanya mengalir ke Barat atau Utara. Di sebelah Utara terdapat Cekungan Carpentaria. Di sebelah Selatan Cekungan Carpentaria ada Cekungan Danau Eyre yang sangat luas. Di kawasan ini pada umumnya terdapat sungai periodik yang hanya mengalir pada musim hujan. Sungai-sungai tersebut mengalir ke danau-danau besar di daerah pedalaman dan tidak pernah sampai ke laut. Salah satu danau besar di kawasan ini adalah Danau Eyre yang merupakan suatu cekungan. Di sebelah Selatan Cekungan Danau Eyre dijumpai Lembah Sungai Murray-Darling yang dialiri oleh kedua sungai terbesar di

Australia, yakni Sungai Murray (2.520 km) dan Sungai Darling (3.750 km).
7 ) Flora dan fauna
Kebanyakan tanaman dan hewan Australia hanya dijumpai di Australia. Untuk jenis tanaman, pohon kayu eukaliptus merupakan jenis tanaman yang paling banyak ditemui di Australia. Tidak kurang dari 569 jenis pohon eukaliptus dan 772 jenis pohon akasia tersebar di berbagai kondisi iklim dan tempat di Australia. Mallee adalah kawasan hutan yang terdiri atas pohon-pohon eukaliptus rendah dan berdahan banyak serta dijumpai di dekat padang pasir. Fauna khas Australia dapat digolongkan atas hewan marsupial dan monotrem. Hewan marsupial adalah hewan berkantung. Contohnya adalah koala dan kanguru. Adapun monotrem adalah jenis hewan-hewan yang bertelur, tetapi menyusui anaknya seperti hewan mamalia. Contohnya adalah platypus. Selain itu, kawasan gurun Australia juga menyimpan potensi fauna sejenis reptil berupa ular dan biawak yang hidup di kawasan gurun, bahkan Australia tercatat memiliki berbagai jenis biawak dan ular terbanyak di dunia.
c . Kondisi Sosial

Meskipun Australia merupakan negara yang amat luas, tetapi tidak banyak daerah yang cocok untuk daerah hunian. Daerah-daerah yang paling sesuai untuk hunian adalah daerah pantai yang iklimnya nyaman dan curah hujannya cukup. Daerah pantai Australia sebelah Utara tidak dihuni oleh banyak penduduk karena iklim tropisnya sangat kering, sedangkan daerah pedalaman dan daerah pantai Barat Australia terlalu gersang. Dengan luas tanah 7.682.300 km², rata-rata kepadatan penduduk di Australia hanya sekitar 2 orang/km². Kebanyakan orang Australia, yakni lebih dari 85% tinggal di kota kecil dan kota besar. Kota-kota tersebut pada umumnya terletak di tepi pantai. Manusia sudah menghuni Australia sejak lama. Penduduk asli Australia disebut orang Aborigin. Dalam bahasa Latin, kata 'aborigine' mempunyai arti 'dari awal mula'. Umumnya, orang percaya bahwa mereka telah tinggal di Australia setidaknya selama 60.000 tahun. Saat ini keberadaan orang Aborigin menjadi minoritas karena banyaknya pendatang dari Eropa, Asia,

dan lain-lain.
d . Karakteristik Benua Australia
Benua Australia memiliki karakteristik atau ciri khas yang dapat membedakan dari benua-benua lain yang ada di muka bumi ini. Berikut ini beberapa karakteristik Benua Australia.
1) Australia merupakan negara benua, artinya hanya ada satu negara di Benua Australia, yaitu negara Australia.
2) Benua Australia memiliki gugusan terumbu karang terluas di perairan sebelah Timurnya yang dikenal dengan sebutan The Great Barrier Reef.
3) Benua Australia memiliki batuan monolith terbesar, yaitu Ayer’s Rock dengan tinggi 348 m dan panjang 31 km.
4) Benua Australia sebagian besar wilayahnya berupa kawasan gurun.

6. Benua Antartika

Antartika adalah daratan luas yang terletak di wilayah Kutub Selatan, sehingga selalu diselimuti es. Wilayah ini meliputi ± 15.500.000 km² atau sekitar 8,9% dari wilayah daratan dunia. Iklimnya yang sangat dingin (suhu dapat mencapai -88°C) menyebabkan Antartika tidak dihuni manusia secara permanen. Orang-orang yang tinggal di sana pada umumnya hanyalah para pemburu dan para peneliti yang tinggal selama beberapa waktu. Para peneliti tersebut berasal dari berbagai negara. Mereka tinggal di stasiun-stasiun riset yang didirikan di berbagai belahan Antartika. Terdapat tidak kurang dari 36 stasiun riset dan sekitar 15 diantaranya didirikan di Semenanjung Antartika di

sekitar 60°BB. Kawasan tersebut terpilih karena memiliki suhu yang lebih hangat bila dibandingkan dengan kawasan kutub lainnya. Hal ini dikarenakan kawasan tersebut memperoleh pengaruh angin hangat yang berembus dari daratan Amerika Selatan.
Kawasan dataran di Antartika meliputi Dataran Wilkes (terluas), Dataran Dronning Maud, Dataran Palmer, Dataran Robinson, dataran Enderberg, dan Dataran Ellishworth. Selain itu, terdapat juga Dataran Tinggi Amerika, Dataran Tinggi Marie Byrd, dan Dataran Tinggi Victoria. Benua Antartika tidak memiliki sistem sungai dan danau, karena seluruh permukaan perairannya tertutup es. Akan tetapi, Antartika mempunyai gunung api dan pegunungan, yaitu Pegunungan Princess Astrid Kyst, Pegunungan Charles, dan Pegunungan Pensacola, sedangkan gunung-gunung di Antartika, yaitu Gunung Vinson Massif (4.897 m), Gunung Sidley (4.181 m), Gunung Charles (3.355 m), dan Gunung Seelig (3.022 m).

7. Samudra Pasifik

Luas Samudra Pasifik mencapai ± 165.385.450 km² dengan kedalaman rata-rata 4.250 m. Jika dilihat di globe, luas samudra ini meliputi hampir separuh permukaan bumi. Samudra Pasifik terletak di antara tiga benua, yaitu Asia, Amerika, dan Australia. Wilayahnya terbentang dari pantai Barat Amerika hingga pantai Timur Cina dan Australia dengan berbagai karakterstik berikut ini.
a. Samudra Pasifik merupakan samudra terluas di dunia.
b. Di Samudra Pasifik terdapat titik terendah di muka bumi, yaitu Palung Mariana (kedalaman 11.022 m) terdapat di Filipina.
c. Samudra Pasifik memiliki banyak palung, yaitu Palung Tonga (10.882 m), Palung Kuril (10.542 m), Palung Filipina (10.497 m), Palung Kermatec (10.047 m), Palung Tzu Bonin (9.810 m), Palung New Hebrides (9.165 m), Palung South Solomon (9.140 m), Palung Jepang (8.412 m), Palung Peru-Cile (8.066 m), Palung Akution (7.822 m), dan Palung Amerika Tengah (6.662 m).
d. Di Samudra Pasifik banyak terdapat gunung api aktif, sehingga sering terjadi gempa.
e. Samudra Pasifik merupakan tempat pertemuan antara garis bujur Barat dan bujur Timur (180°) sebagai batas penanggalan internasional.
f. Di Samudra Pasifik banyak terdapat negara kepulauan (kawasan Oceania).
g. Di Samudra Pasifik banyak terjadi gejala alam El Nino dan La Nina, terutama di perairan yang dilintasi garis katulistiwa.
h. Di Samudra Pasifik terdapat pertemuan arus panas Kurosyiwo dan arus dingin Oyasyiwo di Laut Bearing (Pasifik Utara) yang menimbulkan arus hangat dan merupakan kawasan tangkapan ikan yang sangat baik.

8. Samudra Atlantik

Luas Samudra Atlantik mencapai ± 82.217.000 km² dengan kedalaman rata-rata 3.350 m. Samudra ini terletak di antara Benua Eropa, Afrika, dan Amerika, sehingga berperan sebagai jalur lalu lintas penghubung antara dunia lama dengan dunia baru dengan karakteristik berikut ini.
a. Samudra Atlantik terletak di daerah bujur Barat.
b. Samudra Atlantik memiliki kawasan yang diyakini sebagai pusat medan magnet bumi, yaitu di kawasan Segitiga Bermuda di Perairan Karibia (Amerika Tengah).
c. Di Samudra Atlantik terdapat deretan punggung laut terpanjang di dunia, memanjang dari Utara (Samudra Arktik) ke Selatan sepanjang Samudra Atlantik dan ke Timur menuju Samudra Hindia.
d. Di Samudra Atlantik terdapat pertemuan arus dingin dari Perairan Greenland dan arus panas dari Teluk Meksiko di Perairan Labrador.
e. Di Samudra Atlantik terdapat beberapa palung laut, seperti Palung Puerto Rico (9.220 m), Palung South Sandwich (8.264 m), Palung Romance (7.856 m), dan Palung Caynon (7.500 m).

9. Samudra Hindia

Luas Samudra Hindia mencapai ± 73.481.000 km² dengan kedalaman rata-rata 3.850 m. Samudra ini terletak di sebelah Selatan Benua Asia, sebelah Barat Australia, sebelah Timur dan Selatan Afrika, serta berbatasan dengan Kutub Selatan. Berikut ini karakteristik Samudra Hindia.
a. Sebagian besar wilayahnya berada di belahan bumi Selatan.
b. Satu-satunya samudra yang seluruh wilayahnya berada di belahan bumi Timur.
c. Wilayah perairannya berfungsi sebagai penyedia air hujan bagi gejala alam angin monsun untuk sebagian wilayah Asia dan Australia.
d. Samudra Hindia memiliki arus yang relatif tenang dan jarang terjadi badai.
e. Samudra Hindia memiliki beberapa palung laut, seperti Palung Jawa (7.450 m), Palung Weber (7.440 m), dan Palung Diamantina (7.102 m).

10. Samudra Arktik

Luas Samudra Arktik mencapai ±14.056.000 km² dengan kedalaman rata-rata 5.400 m. Samudra ini terletak di kawasan Kutub Utara yang dikelilingi oleh daratan-daratan luas, seperti Greenland (Kanada), Alaska (Amerika), Rusia (Asia dan Eropa), dan kawasan Skandinavia (Eropa). Berikut ini karakteristik Samudra Arktik.
a. Samudra Arktik merupakan samudra tersempit di dunia.
b. Samudra Arktik merupakan satu-satunya samudra yang terletak di kawasan kutub yang tidak dilalui garis khatulistiwa.
c. Samudra Arktik mempunyai suhu perairan dan udara terdingin.
d. Sebagian besar wilayah perairannya tertutup oleh es dan banyak dijumpai bongkahan atau gunung es yang mengapung.


C. Negara-Negara di Kawasan Benua dan Samudra

Manusia yang hidup di muka bumi ini tidak sendirian, namun hidup secara berkelompok di suatu tempat dengan sistem pemerintahan atau pola organisasi tertentu. Kombinasi antara kelompok manusia, wilayah tempat tinggal, dan sistem pemerintahan atau pola organisasi tersebut merupakan elemen pokok terbentuknya suatu negara. Berdasarkan ciri-ciri wilayah dan kesamaan pola kehidupan sosialnya, suatu benua dapat dibedakan atas beberapa negara. Untuk lebih jelasnya, perhatikanlah uraian tentang negara-negara di berbagai kawasan benua dan samudra berikut ini.



1. Negara-Negara di Kawasan Benua

a . Negara-Negara di Benua Asia


b . Negara-Negara di Benua Amerika

c . Negara-Negara di Benua Afrika


d . Negara-Negara di Benua Eropa


e . Negara di Benua Australia
Negara Australia dibagi menjadi 6 negara bagian dan 2 wilayah teritorial. Berikut ini keenam negara bagian dan kedua wilayah teritorial.



2. Negara-Negara di Kawasan Samudra

Pada umumnya, orang hanya mengetahui letak-letak negara di benua. Akan tetapi, sebenarnya ada beberapa negara di kawasan samudra yang keberadaannya terpisah dari benua. Negara-negara tersebut pada umumnya berupa negara kepulauan. Dari berbagai samudra yang ada di dunia, hanya Samudra Pasifik yang memiliki gugusan kepulauan yang membentuk suatu kawasan negara, yaitu kawasan negara-negara Oceania. Kawasan Oceania terletak di perairan bagian tengah dan Barat Daya Samudra Pasifik yang membentuk gugusan Melanesia, Mikronesia, dan Polynesia. Oceania merupakan kawasan kepulauan yang terbentang luas di wilayah Samudra Pasifik. Terletak di antara pantai Tenggara Asia hingga bagian tengah Samudra Pasifik. Kawasan ini memiliki lebih dari 25.000 pulau yang tersebar di bagian Barat dan tengah Samudra Pasifik. Batas wilayah Oceania adalah Kepulauan Hawaii (Amerika Serikat) di bagian Utara, Pulau Paskah di sebelah Timur, Selandia Baru di sebelah Selatan, dan Kepulauan Palau dan Selandia Baru di bagian Barat. Secara garis besar, Oceania dapat dibagi menjadi tiga wilayah utama berikut ini.
a. Melanesia; meliputi daerah di bagian Utara dan Timur pantai Australia (meliputi Papua Nugini, Kepulauan Solomon, Vanuatu, Fiji, dan Kaledonia Baru).
b. Mikronesia; meliputi gugusan pulau kecil dan atol yang tersebar luas di sebelah Utara Melanesia dan Timur Asia. Mempunyai empat kelompok kepulauan utama, yaitu Kepulauan Karolina, Kepulauan Mariana, Kepulauan Marshall, dan Kepulauan Gilbert.
c. Polynesia; merupakan wilayah terbesar di kawasan Oceania. Terletak di tengah dan bagian Selatan Pasifik. Wilayahnya mencakup pulaupulau di Timur Melanesia dan di Selatan garis khatulistiwa, seperti Tuvalu, Tonga, Samoa, Samoa Amerika, Kepulauan Cook, Polynesia Prancis, Kepulauan Austral, Pulau Pitcaim, Selandia Baru, dan Pulau Paskah.


Referensi : BSE Sanusi Fattah